Biography thomas alva edison dalam bahasa indonesian

Home / Scientists & Inventors / Biography thomas alva edison dalam bahasa indonesian

Akhirnya sang ibu yang kebetulan seorang guru memutuskan ubuk mengajar sendiri Edison kecil di rumah.

Meski tidak sekolah, Edison kecil yang memiliki sifat keingintahuan yang besar dan selalu ingin mencoba. Hal ini dilakukan karena ketika di sekolah oleh gurunya, Thomas Alva Edison dianggap murid yang sering tertinggal, bodoh dan ia dianggap sebagai murid yang tidak berbakat.

Walaupun begitu ibunya Nancy Mathews percaya bahwa Thomas Alva Edison bukanlah anak yang bodoh dan terbelakang.

Pertama, hal ini memberikan apresiasi yang lebih dalam terhadap kontribusinya yang luar biasa terhadap sains dan teknologi. Keseluruhan bahan yang telah di coba Edison adalah sebanyak 6000 bahan. Di laboratorium ini Edison menemukan berbagai temuan yang mengubah pola hidup sebagian orang dunia. Tahun 1877 ia juga menemukan phonograph.

Masih banyak lagi hasil penemuan Edison yang bermanfaat.

Karena hal tersebut menjadi pusat perhatian, Edison melihat peluang lalu ia membeli alat cetak seharga $12, lalu mencetak korannya yang bernama Weekly Herald.

biography thomas alva edison dalam bahasa indonesian

Edison akan merasa sangat kecewa apabila pertanyaan dijawab dengan jawaban yang tidak memuaskan.

Edison mulai bersekolah ketika menginjak usia tujuh tahun. Ia mengajari Mina kode Morse agar mereka dapat berkomunikasi secara rahasia dengan ketukan kode di tangan mereka. Hal ini berdampak besar pada industri, perdagangan, dan kehidupan sehari-hari.

Di sanalah ia melakukan percobaan dan membaca literatur ketika sedang tidak bertugas.

Tahun 1861 terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Penemuan-penemuannya membentuk masyarakat modern dengan menyediakan infrastruktur penting untuk komunikasi, hiburan, dan industri.

Warisan Abadi

Warisan abadi Thomas Alva Edison terjalin erat dengan biografinya.

Eksperimennya mengarah pada pengembangan generator listrik dan motor listrik, yang sangat penting untuk perkembangan industri modern.

Memahami kontribusi Edison pada sains sangat penting karena beberapa alasan. Sebelum mencapai usia sekolah dia sudah membedah hewan-hewan, bukan untuk menyiksa hewan-hewan tersebut, tetapi murni didorong oleh rasa ingin tahunya yang besar.

Thomas Alva Edison Membuat Telegraf

Pada usia sebelas tahun Thomas Alva Edison membangun laboratorium kimia sederhana di ruang bawah tanah rumah ayahnya.

Edison menyadari betapa pentingnya sumber cahaya semacam itu bagi kehidupan umat manusia.

Thomas Alva Edison Menemukan Lampu

Oleh karena itu Edison mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya, serta menghabiskan uang sebanyak 40.000 dollar yang didapat dari hasil menjual penemuannya ke perusahaan-perusahaan dan dalam kurun waktu dua tahun ia melakukan percobaan membuat lampu pijar.

Persoalannya ialah bagaimana menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listrik tetapi tidak terbakar.

Pertama, hal ini memberikan apresiasi yang lebih dalam terhadap karyanya yang luar biasa. Namun kulitas suara yang dihasilkan masih buruk dan hasil rekamannya hanya bisa diputar ulang beberapa kali saja.

Listrik untuk semua, Konsep dan implementasi pembangkit tenaga listrik beserta pendistribusiannya ke rumah, kantor, dan pabrik sangat penting dalam perkembangan dunia industrialisasi modern.

Keseluruhan temuannya yang telah dipatenkan ada sekitar 1.039.

Dalam bidang perfilman, Edison ikut berjasa karena Ia menggabungkan film fotografi yang dikembangkan George Eastman menjadi industri film seperti saat ini. Edison pun tumbuh besar di sana.

Masa Kecil

Sewaktu kecil Edison hanya sempat mengikuti sekolah selama 3 bulan.

Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong.

Tahun 1868 Edison mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston.