Koleksi benda pusaka sukarno biography
Home / Political Leaders & Public Figures / Koleksi benda pusaka sukarno biography
Helena Spanjaard, Dutch Art historian, to quote from her book ‘Artists and their Inspiration, a Guide through Indonesian Art History (1930-2015)’.
INTRODUCTION
President Sukarno, the first President of the Republic of Indonesia, who proclaimed independence on 17 August 1945, became the first promotor of modern Indonesian Art.
He was an art connoisseur and a great lover of art.
Kepemimpinan dan pidatonya yang memukau memperoleh dukungan luas dari rakyat, menjadikannya sosok yang sangat dihormati dan diikuti.
BACA JUGA:Memiliki Makna Khusus, Apakah Pertanda Baik atau Buruk? This was impossible during the colonial era. The introduction is written in four languages: Indonesian, English, Chinese and Russian.’
‘The editor of the first edition was the painter Dullah (1919-1996), who also worked as curator in the Presidential Palace.
Konflik dan perpecahan politik semakin meruncing, dan pada tahun 1967, ia dipaksa mundur dari jabatan presiden.
BACA JUGA: Ini Obat Tradisional untuk Luka Tertusuk Duri Sawit Selain Tindakan dan Obat Medis
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
Indisch Museum
Home —» Sukarno collection
Goto Collection index
THANKS TO
Willemijn Gertsen for her inspiration, hospitality and generosity of lending and using her Five Volumes books of The Sukarno Collection.
We also want to thank dr.
The top four in the collection are: Basoeki Abdullah (15), Lee Man Fong(24), Dullah (15) and Rudolf Bonnet (14).’
(from H. Spanjaard, Chapter II, p.
Kebijakan politiknya yang otoriter, serta penurunan ekonomi dan kekacauan sosial, menimbulkan ketegangan di dalam negeri.
Ia kemudian menjadi Presiden pertama Republik Indonesia dan memimpin negara baru ini melalui masa-masa yang penuh tantangan, baik dari dalam maupun dari luar. We have shown them in the subsections of the quotes here above.
For background information on Sukarno’s art collection, please click on one of the following links:
Mikke Susanto: Sukarno Collector & Patron of Modern Indonesian Art (WEBSITE)
Zweers (2014) Sukarno’s-art-collection
A message from President Sukarno as Introduction to the first Volume
Translation
In addition to images of paintings, this series of books also contain sculptures and antique porcelain.
Benda Pusaka Bung Karno Warisan Kerjaan Tanah Jawa Singosari Apa sajakah?
Kamis 25-04-2024,07:10 WIB
Reporter: Sheila Silvina|
Editor: Purnama Sakti
Benda pusaka milik Presiden Soekarno--
NASIONAL, RBTVCAMKOHA.COM - Benda pusaka Bung Karno warisan Kerjaan Tanah Jawa Singosari apa sajakah?
Ia aktif dalam gerakan kemerdekaan dan mendirikan organisasi seperti Perserikatan Nasional Indonesia (PNI) yang menjadi panggung untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa.
Lahir pada 6 Juni 1901 di Surabaya, ia tumbuh menjadi pemimpin yang karismatik, visioner, dan kontroversial yang membawa perubahan besar bagi bangsa Indonesia.
BACA JUGA:3 Pusaka Peninggalan Gajah Mada yang Terbukti Sakti, Salah Satunya Tombak Khodam
Pendidikan awal Soekarno dipengaruhi oleh lingkungan intelektual Hindia Belanda pada masanya.
Soekarno, atau Bung Karno, adalah salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah modern Indonesia.
Namun, minatnya lebih tertarik pada politik dan nasionalisme, yang kemudian membawanya menjadi pemimpin revolusioner.
Sebagai pemimpin, Soekarno memiliki visi besar untuk membebaskan Indonesia dari penjajahan kolonial.
Half of the amount is made by Indonesian artists, the other half by foreigners. The paintings and sculptures from the collection are not always of the same quality, but are the proof, the result of “independence.” A joyful development for a free nation.
Soekarno, January 1, 1964
The foreign artists in Volume 1
Go to TOP
Goto Collection index
Vind-ik-leukAan het laden...
Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Direktorat Jenderal Kebudayaan (2016) Katalog koleksi tokoh proklamator Ir.
Soekarno edisi ke-4 2016. Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta.
| Text KATALOG KOLEKSI TOKOH PROKLAMATOR IR. SOEKARNO EDISI KE 4 2016.pdf - Published Version Copyright All Rights Reserved Download (52MB) | Preview |
Abstract
Salah satu tugas dari museum adalah melestarikan benda-benda pembuktian sejarah alam dan budaya, dengan cara mengumpulkan, merawat, meneliti dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan seperti katalogisasi koleksi foto dan koleksi benda realia yang ada di Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi merupakan salah satu museum sejarah perjuangan bangsa Indonesia.
Ia menempuh pendidikan di sekolah dasar Belanda dan kemudian melanjutkan studinya di Technische Hoogeschool te Bandoeng (sekarang Institut Teknologi Bandung). His collection of paintings and statues, documented in five prestigious books, can be considered as the basis for later developments in the Indonesian art world.
THE SUKARNO COLLECTION
‘President Sukarno was a great admirer of art.
64+65, The Sukarno Collection)
Every Volume starts with a painting of Sukarno. Dalam rangka penyebarluasan informasi koleksi museum, Museum Perumusan Naskah Prkolamasi mencetak katalog koleksi yang memuat informasi koleksi yang berkaitan dengan data tokoh Soekarno.
Actions (login required)
| View Item |
.
Privately, he also like to paint and draw.Art in Indonesia, now that it is independent (Indonesia Merdeka), will flourish. They were published by the People’s Fine Art Publishing House in Peking, the People’s Republic of China.