Fatmawati istri ir soekarno biography
Home / Political Leaders & Public Figures / Fatmawati istri ir soekarno biography
Saban hari aku melakukan zikir dan mengucapkan syahadat serta memohon supaya diberi kekuatan mendekat kepada Allah. Sang ayah Hassan Din adalah keturunan ke-6 dari Kerajaan Putri Bunga Melur. Ibu Fatmawati dimakamkan di Karet Bivak, Jakarta. (Buku Soekarno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia)
Menjelang Proklamasi 17 Agustus 1945, Fatmawati mendapat tugas penting yang kelak menjadi simbol sejarah bangsa: menjahit Sang Saka Merah Putih.
Namun sejarah berkata lain. Beliau dikenal sebagai ibu negara pertama Indonesia. Guntur lahir pada saat Bung Karno sudah berusia 42 tahun. Akibatnya, Fatmawati memilih untuk pindah ke rumah neneknya yang kini menjadi museum Fatmawati Soekarno di Bengkulu.
Beliau akhirnya dilamar seorang pemuda, namun sebelum itu ia meminta pendapat Soekarno mengenai lamaran tersebut.
Ia merupakan anak tunggal dari pasangan H. Hassan Din dan Siti Chadidjah. Aku berdo’a untuk cita-cita seperti semula yaitu cita-cita Indonesia Merdeka. Kesuksesan dan kehebatan dari Presiden Soekarno tidak lepas dari dari campur tangan dan perjuangan sang istri yaitu ibu Fatmawati.
Biografi Singkat
Nama : Fatmawati Soekarno
Lahir : Bengkulu, Hindia Belanda , 5 Februari 1923
Wafat : Kuala Lumpur , Malaysia 14 Mei 1980 (57 tahun)
Suami : Soekarno
Anak :
- Guntur Soekarnoputra
- Megawati Soekarnoputri
- Rachmawati Soekarnoputri
- Sukmawati Soekarnoputri
- Guruh Soekarnoputra
Orang tua :
- Hassan Din (ayah)
- Siti Chojidah(ibu)
Agama : Islam
Biografi Lengkap
Fatmawati adalah ibu negara pertama dari presiden Soekarno yang juga dikenal sebagai penjahit bendera pusaka.
Fatmawati mengikuti les bahasa Inggris guna melanjutkan pendidikannya di sekolah perguruan tinggi Rk Voolkshool. Sudah banyak perjuangan yang mereka lalui bersama-sama, namun takdir berkata lain pahit manisnya kehidupan yang mereka lalui harus berakhir.
Hingga akhirnya pada tanggal 1 Juni 1943, Bung Karno menikahi Fatmawati. Ia merupakan putri tunggal dari keluarga H.
Hassan Din dan Siti Chadidjah.
Masa kecil Fatmawati penuh tantangan dan kesulitan, akibat sistem kolonialisme yang dijalankan oleh Pemerintah Hindia Belanda. Dan akhirnya Bung Karno dan Bung Hatta keluar dan mengatakan bahwa semuanya sudah dipersiapkan. Para tokoh dan pemimpin telah sepakat untuk memproklamasikan kemerdekaan bangsa Indonesia pada hari itu di rumah Soekarno yang terletak di Jalan Pegangsaan Timut No.56 Jakarta.
Dalam catatan terakhirnya, ia menuliskan rasa syukur karena dapat menunaikan ibadah ke Tanah Suci, serta meninggalkan pesan spiritual tentang pentingnya zikir, syahadat, dan semangat melanjutkan perjuangan.
Nama Fatmawati diabadikan di tanah kelahirannya, Bengkulu, dalam nama Bandar Udara Fatmawati yang diresmikan pada 14 November 2001.
Namun berita itu hanyalah bualan yang dibuat oleh Jepang.
Hingga pada suatu malam , Soekarno dibawah ke Renggas Dengklok dan disuruh oleh para pemuda untuk segera memplomasikan kemerdekaan. Jika anda percaya dengan kata-kata “ada wanita hebat dibalik seorang laki-laki hebat” berkacalah dari Presiden Soekarno. Dengan diantar orang tuanya Fatmawati berangkat ke Jakarta melalui jalan darat, hingga sejak saat itu Fatmawati mendampingi Bung Karno dalam perjuangan mencapai kemerdekaan Indonesia.
Hal itu tak aneh mengingat Bung Karno adalah sosok pengagum karya seni, sementara Ibu Fatmawati sangat pandai menari.
Di kota gudeg itu, beliau mendapatkan banyak simpati, karena sikapnya yang ramah dan mudah bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat.
Sebagai seorang Ibu Negara, Ibu Fatmawati kerap mendampingi Bung Karno dalam kunjungan ke berbagai wilayah Republik Indonesia untuk membangkitkan semangat perlawanan rakyat terhadap Belanda dan mengikuti kunjungan Presiden Soekarno ke berbagai Negara sahabat.
Fatmawati Soekarno Wafat
Peran serta wanita dalam pembangunan telah ditunjukkan Ibu Fatmawati, beliau sering melakukan kegiatan sosial, seperti aktif melakukan pemberantasan buta huruf, mendorong kegiatan kaum perempuan, baik dalam pendidikan maupun ekonomi.
Pada tahun 14 Mei 1980 ia meninggal dunia karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang umroh dari Mekah yang lalu dimakamkan di Karet Bivak, Jakarta.
Bendera tersebut hingga saat ini masih tersimpan di Monumen Nasional Indonesia.
Pernikahan Ibu Fatmawati dan Presiden Soekarno dikaruniai 5 Orang putra dan putri yaitu Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, Sukmawati Soekarnoputri dan Guruh Soekarnoputra. Namun Ketika Soekarno meminta ijin untuk menikahi Hartini, ibu Fatmawati meminta untuk di pulangkan ke orangtuanya.
Ibu Fatmawati wafat pada tanggal 14 Mei 1980 pada usia 57 di Kuala Lumpur karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang umroh dari Mekkah.
Pemerintah juga menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden RI No. 118/TK/2000 tanggal 4 November 2000.